Translate

Minggu, 06 November 2011

Cara Menjaga Persahabatan



friendship_05Tiada mutiara sebening cinta..
Tiada sutra sehalus kasih sayang..
Tiada embun sesuci ketulusan hati..
Dan tiada hubungan seindah persahabatan..
Sahabat bukan
MATEMATIKA yang dapat dihitung nilainya..
EKONOMI yang mengharapkan materi..
PPKN yang dituntut oleh undang-undang..
Tetapi
Sahabat adalah SEJARAH yang dapat dikenang sepanjang masa..
Itulah sepenggal kata penggambaran seorang sahabat.
Nyari musuh emang gampang, tapi untuk mendapatkan serta menjaga persahabatan enggak sulit ko.. Ada sedikit tips yang mungkin bisa membantu.. ^__^
1. Jadilah pendengar yang baik buat teman-temanmu.
Jangan pernah sekalipun kamu bersikap menggurui. Memberi nasihat boleh-boleh aja, tapi jangan melakukannya dengan cepat. Pelahan-lahan namun pastikan temanmu itu mendengarkannya.

2. Setiap orang memiliki pribadi yang unik dan khas.
Cobalah mengerti bagaimana karakter temanmu. Hormatilah pendapatnya. Walau kadang kalian bisa saling berbeda pendapat dan keyakinan, namun pasti ada jalan tengah yang bisa ditempuh asal jangan tergesa-gesa memutuskannya.
3. Peliharalah kepercayaan yang telah diberikan oleh teman dekatmu itu.
Jangan pernah sekali-kali kamu mengobral rahasia temanmu pada orang lain. Saling jaga rahasia, anggap saja antara kalian ada sebuah permainan yang hanya bisa dimainkan oleh kamu dan temanmu.
4. Berilah dukungan dan pujilah temanmu, kesampingkan kesalahannya dan kelemahannya.
5. Jangan pernah merasa iri kepada temanmu.
Kebahagiaannya adalah bahagia milikmu juga. Ikut berbahagialan atas keberhasilan temanmu.
6. Dekat bukan berarti harus tergantung satu sama lain.
Berikan pertolongan secukupnya. Jagalah ‘jarak’ yang wajar. Mundurlah sedikit bila kita merasa pertemanan sudah terlampau dekat. Sebaliknya, mendekatlah kala kita merasa pertemanan sudah semakin renggang.
7. Sisihkan waktu untuk melakukan kegiatan refresing bersama.
Kembangkan sikap toleransi, fleksibelitas, asertive, empati dan belajar saling memahami.
8. Jangan pernah ragu untuk minta maaf pada temanmu saat kamu melakukan sebuah kesalahan padanya.
Setelah itu berusahalah perbaiki kesalahanmu. Begitu pula sebaliknya, berikan maaf dan lupakan kesalahannya jika ia bersalah.
Mungkin itu sedikit tips cara mendapatkan dan menjaga persahabatan.

Sabtu, 05 November 2011

TIPS MARAH 8 CARA EFEKTIF MEREDAKAN MARAH Tips Menahan AMARAH KEMARAHAN Yang SEHAT

Bagaimanakan tips cara meredakan kemarahan yang efektif atau kiat menahan nafsu amarah yang sehat? Artikel berikut ini bisa dijadikan acuannya.


Marah atau emosional merupakan sesuatu yang manusiawi bagi seseorang. Berbagai upaya dan konseling bisa dilakukan untuk mengatasi sikap negatif tersebut.jika sifat mudah marah yang Anda alami masih dalam taraf ringan, Anda bisa mengantisipasi hal tersebut sebelum perasaan marah semakin meledak. Berikut adalah delapan (8) tips mengatasi sifat terlalu mudah marah dan emosi :

Perhatikan kebutuhan tubuh Anda. Ketika menghadapi masalah yang bisa memicu rasa marah, buat diri Anda merasa nyaman. Hal yang terpenting, jangan sampai perut Anda merasa lapar, karena hal itu akan menambah rasa marah dalam diri Anda.

2. Hindari alkohol. Penggunaan alkohol saat temperamen Anda sedang naik akan meningkatkan kadar kemarahan, karena sifat panas dari minuman tersebut. Bahkan, Anda bisa melakukan hal-hal yang tidak masuk akal saat Anda minum terlalu banyak.

3. Pahami perasaan orang lain, terutama orang terdekat Anda. Memahami perasaan orang lain jauh lebih baik dari pada memberi jawaban yang tidak mengenakkan. Jawaban ketus bisa membuat orang yang Anda hadapi turut terbawa emosi.

4. Realistis. Contohnya, saat Anda ingin bersantai menonton tv sambil makan cemilan kegemaran Anda, setelah lelah membereskan rumah. Namun, keinginan itu tidak bisa terwujud karena mendadak anak Anda meminta bantuan.

Waktu hal itu terjadi, emosi mudah meluap. Emosi bisa sedikit reda jika Anda menyadari, lebih baik menikmati saat santai saat anak Anda tengah bermain atau tertidur.

5. Jangan mengharap akan pujian atau penghargaan atas sesuatu yang Anda lakukan. Saat Anda merasa telah melakukan sesuatu yang besar, terkadang orang lain tidak menyadarinya. Mungkin perasaan marah mencuat jika orang terdekat Anda, kekasih yang Anda harap memberi sanjungan selangit juga tidak menyadari kebaikan Anda.

Tidak terlalu berharap lebih akan membuat hidup Anda lebih rileks dan tenang. Kalau pun ada pujian, anggap saja itu sebagai hadiah akan ketulusan Anda. Jika hal itu Anda lakukan, Anda bisa lebih bahagia saat menerima pujian dari sang kekasih.

1.
6. Bereaksi lebih tenang. Tidak mengekpresikan rasa marah juga membantu menurunkan emosi tersebut. Jika ingin marah pada seseorang, Anda bisa menumpahkan cacian dan makian pada selembar kertas atau sebuah halaman email.

Kertas atau email itu bisa saja Anda kirimkan kepada orang yang sedang Anda benci, tapi waktu yang cukup lama saat membuat cacian tersebut akan memberi otak Anda ruang untuk bernapas. Sehingga, saat tulisan Anda selesai, emosi Anda lebih mereda.

Ketika Anda bisa mengelola rasa marah, menumpahkan kekesalan bisa menjadi langkah ajian untuk meredam kemarahan Anda.

7. Melucu atau membuat lelucon. Hal-hal lucu bisa menyenangkan hati Anda. Menonton film komedi, kartun akan meningkatkan mood Anda lagi.

8. Jangan bersifat devensif. Banyak rasa marah timbul karena reaksi dari tuduhan terhadap Anda. Pertanyaan “apakah saya salah”, “apakah saya berlaku kasar”, “apakah saya mengacaukan segalanya”, akan lebih baik dijawab dengan jujur.(pakarbisnisonline.blogspot.com)

TIPS MENGHADAPI ULANGAN

Tak terasa sebentar lagi kita akan menjalani ujian dan ulangan umum. Nah, apakah kalian sudah siap untuk menghadapinya? Berikut ini terdapat beberapa tips yang dapat kalian lakukan untuk mempersiapkannya:
1. Siapkan waktu sebaik mungkin
Perhatikan urutan mata-mata pelajaran yang akan diuji lalu jadwalkan waktu untuk belajar. Mulailah untuk mempelajari mata pelajaran yang diujikan terlebih dahulu dari sekarang. Kurangilah waktu bermainmu. Jalankan kebiasaan ini setiap hari termasuk di akhir pekan.
2. Pelajari kembali catatanmu setiap hari.
Setelah pulang sekolah, biasakan untuk mempelajari kembali catatanmu. Hal ini dilakukan agar kita benar-benar mengerti pelajaran yang kita dapatkan di sekolah.
3. Lihat kembali tugas-tugas dan ulangan-ulanganmu yang sebelumnya.
Melihat kembali tugas-tugas dan ulangan-ulangan sebelumnya juga merupakan proses belajar. Coba lihat kembali dimana kalian melakukan kesalahan dan carilah jawaban yang benar. Siapa tahu apabila soal tersebut termasuk dalam soal yang diujikan, kalian sudah siap untuk menyelesaikannya dengan benar.
4. Buatlah kelompok belajar.
Dengan belajar berkelompok kalian dapat bertukar pikiran untuk membahas pelajaran yang kurang dimengerti atau sulit. Tetapi pastikan bahwa saat belajar bersama, kalian memang memakai waktu tersebut untuk belajar dan bukannya mengobrol.
5. Ikuti bimbingan belajar.
Salah satu pilihan yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan diri kita menghadapi ujian atau ulangan umum adalah mengikuti bimbingan belajar. Dengan mengikuti bimbingan belajar, kita dapat memantapkan mata-mata pelajaran yang diajarkan di sekolah serta apabila kalian tidak mengerti, kalian dapat menanyakannya pada guru bimbingan belajar tersebut.
6. Jaga kesehatan tubuh.
Waktu ujian atau ulangan umum semakin dekat dan itu berarti kita harus belajar lebih giat hingga kadang lupa waktu. Karena terlalu lelah, kita jadi jatuh sakit, wah kalau begini kita jadi terhambat deh untuk proses belajarnya. Konsumsilah pula makanan yang bergizi yang mengandung 4 sehat 5 sempurna, jangan makan makanan yang sembarangan. Intinya, kita harus menjaga kesehatan tubuh agar kesehatan kita tetap prima sehingga akhirnya kita dapat menyelesaikan ujian atau ulangan umum dengan baik.
7. "Aku bisa!"
Kadang kita merasa tidak "PeDe" (Percaya Diri) akan menyelesaikan ujian atau ulangan umum dengan baik. Buanglah jauh-jauh pikiran itu dan katakan pada diri sendiri bahwa kita siap menghadapinya dan akan mendapatkan nilai baik. Dengan mempunyai rasa percaya diri, kita akhirnya dapat berkonsentrasi penuh dalam mengerjakan soal-soal yang diujikan.
8. Selesaikan belajar sehari sebelum ujian atau ulangan umum dimulai.
Biasanya kita sering tidak tidur dimalam ujian atau ulangan umum, sehingga akhirnya kita merasa mengantuk keesokan harinya, akibatnya kita tidak bisa menyelesaikan soal-soal ujian atau ulangan umum dengan baik. Agar hal ini tidak terjadi, usahakan untuk menyelesaikan belajar sehari sebelum ulangan umum dimulai. Lalu istirahatlah yang cukup agar tidak mengantuk disaat ujian atau ulangan umum.
9. Datanglah lebih pagi.
Akhirnya hari ujian atau ulangan umum tiba. Usahakan datang lebih pagi ke sekolah karena jika kalian datang terlambat yang akan kalian pikirkan adalah "semoga tidak terlambat." Karena merasa deg-degan, materi pelajaran yang kalian sudah pelajari jauh-jauh hari jadi terlupakan deh. Bayangkan kalau kalian datang lebih pagi kan bisa mengulang catatan.

Kepentingan diri



Seekor tikus mengintip di balik celah di tembok untuk mengamati sang petani dan isterinya membuka sebuah bungkusan. Ada makanan pikirnya? Dia terkejut sekali, ternyata bungkusan itu berisi perangkap tikus. Lari kembali ke ladang pertanian itu, tikus itu menjerit memberi peringatan; "Awas, ada perangkap tikus di dalam rumah, hati-hati, ada perangkap tikus di dalam rumah!"


Sang ayam dengan tenang berkokok dan sambil tetap menggaruk tanah, mengangkat kepalanya dan berkata, "Ya maafkan aku, Pak Tikus, aku tahu ini memang masalah besar bagi kamu, tapi buat aku secara pribadi tak ada masalahnya. Jadi jangan buat aku peninglah."

Tikus berbalik dan pergi menuju sang kambing, katanya, "Ada perangkap tikus di dalam rumah, sebuah perangkap tikus di rumah!"
"Wah, aku menyesal dengar khabar ini," si kambing menghibur dengan penuh simpati, "tetapi tak ada sesuatu pun yang bisa kulakukan kecuali berdoa. Yakinlah, kamu sentiasa ada dalam doa doaku!"

Tikus kemudian berbelok menuju si lembu. "Oh? sebuah perangkap tikus, jadi saya dalam bahaya besar ya?" kata lembu itu sambil ketawa.

Jadi tikus itu kembalilah ke rumah, kepala tertunduk dan merasa begitu patah hati, kesal dan sedih, terpaksa menghadapi perangkap tikus itu sendirian.

Malam itu juga terdengar suara bergema diseluruh rumah, seperti bunyi perangkap tikus yang berjaya menangkap mangsanya. Isteri petani berlari pergi melihat apa yang terperangkap. Di dalam kegelapan itu dia tak bisa melihat bahwa yang terjebak itu adalah seekor ular berbisa. Ular itu sempat mematuk tangan isteri petani itu. Petani itu bergegas membawanya ke rumah sakit.

Dia kembali ke rumah dengan demam. Sudah menjadi kebiasaan setiap orang akan memberikan orang yg sakit demam panas minum sup ayam segar, jadi petani itu pun mengambil goloknya dan pergilah dia ke belakang mencari bahan-bahan untuk supnya itu.

Penyakit isterinya berkelanjutan sehingga teman-teman dan tetangganya datang menjenguk, dari jam ke jam selalu ada saja para tamu. Petani itu pun menyembelih kambingnya untuk memberi makan para tamu itu.

Isteri petani itu tak kunjung sembuh. Dia mati, jadi makin banyak lagi orang-orang yang datang untuk pemakamannya sehingga petani itu terpaksalah menyembelih lembunya agar dapat memberi makan para pelayat itu.

Moral kisah ini:
Apabila kamu dengar ada seseorang yang menghadapi masalah dan kamu pikir itu tidak ada kaitannya dengan kamu, ingatlah bahwa apabila ada 'perangkap tikus' di dalam rumah, seluruh 'ladang pertanian' ikut menanggung risikonya.

Sikap mementingkan diri sendiri lebih banyak keburukan dari baiknya.


Cerita diatas cocok untuk kita, kaum muda,terutama yang bernaung di MMK. Dimana kita sebagai sesama anggota,wajib saling memperhatikan, dan membantu sesama kita.. tidak usah yang besar-besar. Jika ruangan menjadi kotor, hendaknya kita bahu-membahu membersikan,lakukan seorang-demi seorang. Lakukan atas kesadaran dan kepedulian anda. Jangan pernah perpikir, bahwa masih banyak yang akan melalukannya. Jika semua perpikiran seperti anda..apa yang akan terjadi. Hal kecil yang kita anggap sepele dapat menimbulkan masalah besar di dalam wadah kita. Oleh karena itu, mari sebagai kaum muda yang banyak bicara dan banyak berkerja. Kita bahu-membahu, dengan rasa kepedulian yang besar dan iklas, membantu dengan caranya sendiri memjadikan Muda Mudi Katedral kita menjadi lebih baik lagi.